JBC 2K12 - TEKA TEKI PERAIH GELAR TERTINGGI
08:08 SURABAYA – Dalam hitungan jam , konvensi
paling dinanti para pelajar se-Jawa timur ini akan segera berakhir.
Even yang mempertemukan pelajar kreatif ini akan menuai puncaknya besok
(18/11). Persaingan berlangsung cukup sengit, tiap sekolah menawarkan
keunggulan pada karyanya masing-masing. Mereka memiliki alasan
tersendiri mengapa sekolahnya layak menyandang gelar best school. Tak
terkecuali sekolah-sekolah yang tahun lalu sukses menggondol gelar
tersebut. Mereka optimis tahun ini dapat kembali memboyong John and
Chris Moon Trophy untuk dipersembahkan ke sekolahnya sepulang closing
ceremony esok hari.
SMAN 20 Surabaya , sekolah yang tahun lalu berhasil
mematahkan langkah sang jawara , SMA Petra 2 Surabaya ini mengaku
optimis dapat kembali memboyong gelar bergengsi itu ke sekolahnya lagi.
Hal tersebut disuarakan oleh Dinda , salah satu tim mading 3D yang
mengangkat tema tentang “STOP DREAMING AND START ACTION”. Dirinya
mengaku optimis menang karena pada dasarnya semua peserta memiliki kans
yang sama untuk menang. Tak hanya itu, dia juga mengungkapkan bahwa
letak kekuatan utama sekolahnya adalah ketiga mading yang mereka kirim
untuk dipamerkan saling memiliki kesinambungan. Mading On The Spot
sekolah mereka mengusung tema CHANGE, dengan tema tersebut mereka
berharap agar bisa berubah untuk menjadi seorang HEROES yang tak lain
adalah tema untuk mading 2D mereka. Tak cukup sampai disitu , seorang
heroes juga dituntut untuk memperbanyak aksi daripada mimpi , dan
itulah tema yang mereka angkat pada mading 3D mereka. “Kami sudah
berusaha , kami optimis dan kami yakin kami bisa” ujarnya.
Hal senada juga diungkap oleh tim mading SMA Petra 2
Surabaya. Tim yang selalu kompak menggunakan kaos kuning bertulis “We
Fight , We Win and We Are The Winner” ini menyatakan bahwa timnya siap
menggoyang posisi SMAN 20 Surabaya yang tahun lalu sudah “berani”
mengusik keberadaan sekolahnya itu. Berbekal mading 2D , 3D , MOS serta
Wallpaper yang kaya warna dan imajinasi , mereka optimis untuk membawa
pulang gelar best school untuk ke-3 kalinya setelah tahun 2009 dan
2010. Namun , bukan berarti mereka bisa tenang-tenang saja. Dian ,
salah satu tim mading tersebut menyatakan dirinya tak mau lengah dan
kecolongan seperti tahun lalu. Tahun ini mereka mengaku ada beberapa
sekolah yang patut diwaspadai dan dapat menggetarkan posisinya.
Diantara sekian banyak sekolah yang patut diwaspadai , Dian
mengungkapkan bahwa SMA Petra 1 lah yang patut diperhatikan
gerak-geriknya. Mengapa ? “ide mereka gak pernah kebayang sebelumnya”
ujar laki-laki yang kemarin sempat mengikuti Blackberry Dare To Be
Smart and Sociable On The Spot tersebut.
Lalu bagaimana dengan 3rd place best
school tahun lalu ? SMA Petra 1 Surabaya mengaku tak kalah optimis
dengan pesaingnya yang juga jawara best school tahun lalu. Andre ,
salah satu siswa yang terlibat dalam pembuatan Mading On The Spot
sekolahnya itu mengaku bahwa kekuatan utama sekolahnya tak hanya
terletak pada mading mereka , namun mereka juga yakin bahwa wallpaper
yang mereka kirimkan bisa menyumbangkan medali untuk sekolah yang tahun
lalu menikmati spesialnya piala John and Chris Moon Trophy itu. Tidak
tanggung-tanggung , salah satu personil wallpaper sekolahnya yaitu
Maria Felicia memang berbakat dalam hal design dan fotografi. Tahun
lalu , dara yang akrab di sapa Maria itu diberangkatkan oleh DetEksi ke
Aussie berkat prestasinya menyabet gelar Best Photograper pada
Journalist Blog Competition edisi tahun lalu. Jadi , dengan persaingan
yang sangat sengit , sanggupkah mereka mencuri trophy untuk dibawa
pulang ke sekolahnya lagi ? atau akan muncul juara best dari sekolah
baru yang sempat diremehkan keberadaannya?
NAMA PENULIS : DIMAS PUTRA PERMADI
SEKOLAH : SMA NEGERI 1 PORONG SIDOARJO
0 comments